Skip to content
Juli 28, 2009 / zon

Irreligious

irreligious-scshoot_op.crop.headerAgama. Bahasan sensitif, bahasan ‘tak berujung’. Apalagi jika yang dibahas adalah perbandingan agama. Dan, juga, ada juga, perbandingan agama dan bukan beragama. Bisa panjang urusannya, tak gendong kemana-mana😆

Taatkah anda beragama? Atau… irreligious.

Irreligious, sebuah kata yang bisa jadi merupakan kosa kata aneh, atau bisa jadi terdengar seperti kata hinaan, buat masyarakat kita yang katanya bangsa ber-Ketuhanan Yang Maha Esa.

Baru nyasar ke sebuah blog bertajuk “Irreligious“, blog berbahasa Inggris. Salah satu tulisannya berjudul “I doubt the Koran mentions hand gels“, isinya tentang hinaan kepada penganut agama.

Isi postingnya sangat singkat, hanya satu paragraf. Ini dia;

Not to be outdone by loony Christians when it comes to ignoring health concerns in favor of religious superstitions, some Muslim health care workers in England are refusing to use alcohol-based hand gels in the fight against swine flu, citing religious reasons.

Kira-kira artinya:

Tak mau kalah dengan umat Kristen gila ketika mengabaikan masalah kesehatan dalam kaitannya dengan tahayul agama, beberapa orang pekerja kesehatan Muslim di Inggris menolak menggunakan hand gel (pembasuh tangan) berbahan alkohol dalam rangka memerangi flu babi, dengan menyebutkan alasan agama.

Dua kelompok penganut agama dihina sekaligus.

Melihat blognya, sepertinya si pemilik adalah atheis, atau agnostik. Wajar kalau dia menghina kaum beragama, yang dikatakannya gila, dan mempercayai tahayul agama.

Wajar?

irreligious-scshoot_op.w480Padahal, ada sebuah quote yang dipajangnya pada header tema blognya:

“With or without religion, you would have a good people doing good things and evil people doing eving things. But for good people to do evil things, that takes religion.” – Steven Weinberg

Coba saya terjemahkan:

“Dengan atau tanpa agama, ada orang baik melakukan hal baik dan orang jahat melakukan hal jahat. Tapi, untuk orang baik yang melakukan hal jahat, hal itu melibatkan agama.” – Steven Weinberg.

Ironis dong? enak dong? mantep tho?😆

Sebuah ironi, si pemilik melakukan penghinaan, padahal menurut quote Steven Weinberg yang dipajangnya, secara tersirat, agama lah penyebab kejahatan. Kecuali, kalau menurut ‘agamanya’ itu, penghinaan itu bukan sesuatu yang jahat, susah juga dah.

Sayang di sayang, anak kambing saya😆 , seseorang yang ingin mempengaruhi orang lain, menggunakan kata-kata hinaan. Kalau si pemilik blog yang atheis ini ingin mempengaruhi orang dengan hinaan, susah untuk menjadi efektif. Yang ada malah antipati, dan substansinya menjadi tak pernah diperhatikan. Apalagi ini masalah keyakinan, yang perlu pemikiran lama untuk mengubahnya.

Wah ada yang mulai protes nih kelihatannya sama saya.

Tunggu dulu sodara-sodara. Bukan maksud saya untuk mengajarkan cara mempengaruhi orang untuk pindah agama. Saya disini hanya mengingatkan, hinaan-makian-pelecehan seperti itulah salah satu yang bisa menyebabkan pertumpahan darah antar penganut agama/penolak agama, menjauhkan manusia dari kemanusiaan.

Seperti itu juga pesan saya terhadap cara yang disampaikan oleh seorang bernama abdullah yang berkomentar di salah satu posting saya sebelumnya, dengan mengatakan:

Saya termasuk orang yang percaya TUHAN tapi tidak percaya agama alias God Without Religion (GWR), agama hanya menjauhkan manusia dari kemanusiaan dan contohnya banyak sekali dalam kehidupan kita sehari2. Harap dibedakan : beragama dan bertuhan adalah dua hal yang berbeda!! Terima kasih

Tentu saja, argumennya tersebut akan dengan semangat dipatahkan oleh penganut agama.

Tapi bukan itu inti ‘dongeng’ saya kali ini. Intinya, cobalah untuk tidak menghina, memaki, atau melecehkan orang yang berpendirian berbeda, karena hanya akan menjadi semacam pembenaran untuk sebuah konflik, dan menjadi bahan debat kusir berkepanjangan tak berujung.

Soal keyakinannya, semua punya pertimbangan, ga mau bahas, selesai kuliah hari ini😆

Save Our Souls

.

Lintas Beritakan!

Share

.

Baca juga artikel-artikel lainnya yuks….😀

.

  1. Yoes Menoez / Jul 28 2009 19:06

    Wah…kalo baca quote di header tema blognya, itu namanya mau enak sendiri. Kalo yg baik2 aja diakuin bisa tanpa agama, tp kalo melakukan yg jelek2 yg dikambinghitamkan agama.
    Tp bener sih, kalo pertentangan beginian diteruskan bisa jd perdebatan tanpa ujung. Mending yg menganggap agama itu penting ya tetap menjalankan agamanya dg baik, yg merasa bisa berbuat baik tanpa agama ya teruslah berbuat baik…pokoknya peace aja lah…!

  2. callighan / Jul 30 2009 08:15

    Sebenarnya permasalahanya adalah kesan bahwa penganut agama yang taat hidupnya tidak fleksibel. Tidak boleh ini lah, tidak boleh itu lah. Anti pornografi karena alasan agama, anti tidak berjilbab, dan anti lain-lainya yang menyebabkan banyak orang kesal.

    Wajar toh?

    Ada pepatah Inggris yang menyatakan bahwa “the road to hell is paved with good intentions”
    Artinya “jalan menuju neraka bertaburan/beraspalkan niat baik”.

    Oleh karena itu, sebenarnya yang bermasalah bukan agama, tetapi penganut agama yang bisa membuat orang kesal.

    Atau mungkin yang kesal harusnya lebih legowo lagi ya.

  3. ZonS / Agu 2 2009 17:04

    ———-ZonS———-

    @Yoes Menoez: semua keyakinan (kecuali penyembah setan kali ya) memang mengajarkan kebaikan, tinggal pelaksanaannya😀

    @callighan: yup, penganut agama dan penganut tak beragama harus bisa saling menghormati😀

    .

  4. blrmwgl / Agu 20 2009 17:05

    MYrt7h dlsjlpdtcxww, [url=http://rccokfwibdrx.com/]rccokfwibdrx[/url], [link=http://hlirjqqegtso.com/]hlirjqqegtso[/link], http://jkmxbbmvqbgz.com/

  5. Dylan / Okt 12 2009 22:25

    memangnya perbedaan antara “beragama” dan “berTuhan” itu apa?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: